Lima Program Afirmasi untuk Lengkapi Kebutuhan Guru di Daerah

Lima Program Afirmasi untuk Lengkapi Kebutuhan Guru di Daerah Guru Garis Depan dilepas secara simbolis oleh Mendikbud Muhadjir Effendy pada...

Lima Program Afirmasi untuk Lengkapi Kebutuhan Guru di Daerah

Guru Garis Depan dilepas secara simbolis oleh Mendikbud Muhadjir Effendy pada medio September 2017 Guru Garis Depan dilepas secara simbolis oleh Mendikbud Muhadjir Effendy pada medio September 2017


JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk memenuhi kebutuhan guru yang ada di daerah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki lima program afirmasi.

Program tersebut dilakukan untuk mengatasi permasalahan kekurangan guru, terutama pada daerah yang tergolong terdepan, terluar, dan terti nggal (3T).

“Penyediaan guru di daerah, khususnya di daerah 3T menjadi perhatian pemerintah untuk meningkatkan layanan pendidikan,” kata Plt. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Hamid Muhammad saat membuka pameran Hari Guru Nasional di Kantor Kemendikbud, Sabtu (25/11/2017).

Baca: Guru Berperan Vital dalam Pendidikan Karakter Siswa

Program Afirmasi tersebut adalah Sarjana Mendidik di Daerah 3T (SM3T), Guru Garis Depan (GGD) dan guru yang bertugas di daerah khusus, Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik bagi Guru SMA/SMK (Program Keahlian Ganda), Pemberian Subsidi Bantuan Pendidikan Konversi GTK PAUD dan DIKMAS, serta Diklat Berjenjang bagi Pendidik PAUD.

Program SM3T merupakan pengabdian sarjana pendidikan untuk berpartisipasi dalam percepatan pembangunan pendidikan di daerah 3T selama setahun. Program tersebut bertujuan menyiapkan pendidik profesional. Setelah mengikuti SM3T, para guru bisa melanjutkan Program Pend idikan Profesi Guru.

Kedua, GGD yang diselenggarakan sebagai upaya untuk memeratakan akses pendidikan dengan meningkatkan ketersediaan tenaga pendidik di daerah 3T.

Program GGD angkatan pertama telah mengirimkan 798 guru profesional ke 28 kabupaten di daerah 3T. Mereka disebar ke Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.

Baca: Pendidikan Karakter dan Keteladanan Guru Jadi Tema Utama Hari Guru


“Kemendikbud akan merekrut 17.000 guru garis depan atau GGD untuk ditempatkan di 15.000 desa, daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Guru tersebut akan menyandang status calon pegawai negeri sipil (CPNS) setelah lulus program GGD. Program tersebut dicanangkan akan bergulir hingga tahun depan,” tutur Hamid.

Tahun ini, Kemendikbud merekrut 6.296 guru hasil dari seleksi program GGD 2016. Program GGD 2018 akan melibatkan guru honorer bergelar sarjana yang sudah mengabdi di seko lah-sekolah 3T.

Saat ini, Kemendikbud tengah menggodok rencana pererekrutan 17.000 GGD Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Badan Kepegawaian Negara.

Selama ini, program GGD mendapat dukungan dan komitmen dari pemerintah daerah. Ada pun gaji untuk para guru berasal dari APBD masing-masing kabupaten.

Guru honorer yang ikut program GGD juga harus lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG). Penempatan GGD juga bisa di luar daerah 3T. Sebab, ada beberapa desa di Pulau Jawa masih banyak yang berada jauh dari pusat pemerintah kabupaten. Namun, penempatan di daerah 3T menjadi prioritas.

Minim guru produktif

Selanjutnya, Program Keahlian Ganda diinisiasi karena kurangnya guru produktif di SMK. Berdasarkan data per tahun 2016, Indonesia memiliki kekurangan guru SMK produktif sebanyak 91.861 guru.

Program Keahlian Ganda tahap pertama lalu berhasil menyeleksi 12.741 guru dan akan bertambah 15.000 pada tahap ked ua yang digelar tahun ini. Setidaknya, ada 53 bidang keahlian yang bisa dipilih calon peserta Program Keahlian Ganda tahap kedua.

Dengan adanya Program Keahlian Ganda, guru normatif bisa mendapatkan sertifikat keahlian sebagai guru produktif.

Mereka akan mengikuti pelatihan yang dibagi menjadi lima tahap, sebelum mendapatkan sertifikat keahlian. Sertifikat tersebut dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Perlu adanya peran pemerintah daerah untuk ikut serta melakukan redistribusi guru, meningkatkan kompetensi, dan memenuhi kesejahteraan guru yang masih di bawah standar minimum. Kepala Dinas Pendidikan, tolong lakukan redistribusi guru, sehingga sekolah yang kekurangan guru dapat cepat tertangani,” ujar Hamid.

Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan d   i PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017. Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.

Terkait Program Pemberian Subsidi Bantuan Pendidikan Konversi GTK PAUD dan DIKMAS 2017, pemerintah memberi dana bantuan pendidikan untuk 1.819 orang, yang tersebar di 36 perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Tentunya, kata dia, yang mendapat bantuan adalah jurusan yang sesuai dengan bidang PAUD dan Dikmas yaitu Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Luar Sekolah (PLS), dan Bimbingan Konseling (BK).

Terakhir, Program Diklat Berjenjang bagi Pendidik PAUD 2017. Pemerintah menyelenggarakan program diklat dasar yang dil akukan oleh PKG sebagai organisasi mitra dan Pelatihan Calon Pelatih (PCP) Dasar yang dilakukan oleh HIMPAUDI dan IGTKI tingkat provinsi.

Sasaran Diklat tersebut berjenjang tingkat dasar adalah Guru PAUD non-formal yang berkualifikasi SLTA dan SLTP dan belum mendapatkan kesempatan mengikuti diklat berjenjang dan program lain yang sejenis.

Guna memenuhi kebutuhan pelatih dalam program tersebut, pemerintah memiliki Program Pelatihan Calon Pelatih (PCP) yang dilakukan oleh 40 organisasi mitra di seluruh Indonesia dengan jumlah peserta sebanyak 2000 orang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Menuju Peningkatan Kualitas Guru

Berita Terkait

Peringatan Hari Guru Kali Ini Tanpa Hura-hura

Guru Diajak Ubah Sikap dan Mental dalam Mendidik Siswa

Guru Mesti "Update" Informasi dan IPTEK

Terkini Lainnya

Harapan Makin Pupus untuk Temukan Kapal Selam Argentina

Harapan Makin Pupus untuk Temukan Kapal Selam Argentina

Internasional 25/11/2017, 11:31 WIB Majalah 'Time' Bantah Tawari Trump Jadi 'Person of the Year' 2017

Majalah "Time" Bantah Tawari Trump Jadi "Person of the Year" 2017

Internasional 25/11/2017, 11:28 WIB Salah Ucap, Sandi Mau Bikin Sayembara Ubah Nama 'Ketuk Pintu Layani dengan Hati'

Salah Ucap, Sandi Mau Bikin Sayembara Ubah Nama "Ketuk Pintu Layani dengan Hati"

Megapolitan 25/11/2017, 11:17 WIB Serangan Bom Masjid di Mesir Tewaskan 235 Orang

Serangan Bom Masjid di Mesir Tewaskan 235 Orang

Internasional 25/11/2017, 11:00 W IB Perubahan Golkar Tak Perlu Tunggu 'Civil Society' Turun ke Jalan

Perubahan Golkar Tak Perlu Tunggu "Civil Society" Turun ke Jalan

Nasional 25/11/2017, 10:58 WIB Ibu yang Balitanya Kecanduan Rokok Kesulitan Mencari Penyembuhan

Ibu yang Balitanya Kecanduan Rokok Kesulitan Mencari Penyembuhan

Regional 25/11/2017, 10:32 WIB Kepanikan Massal Sebabkan 16 Orang Terluka di Oxford

Kepanikan Massal Sebabkan 16 Orang Terluka di Oxford

Internasional 25/11/2017, 10:29 WIB Kebakaran Landa Gudang Mebel di Bandung, Kerugian Ditaksir Rp 2 Miliar

Kebakaran Landa Gudang Mebel di Bandung, Kerugian Ditaksir Rp 2 Miliar

Regional 25/11/2017, 09:55 WIB Balita di Nunukan Kecanduan Rokok Setelah Menangis Semalaman

Balita di Nunukan Kecanduan Rokok Setelah Menangis Semalaman

Regional 25/11/2017, 09:19 WIB Jokowi: Tadi yang Salami Saya Bilang, 'Pak Saya Siregar, Pak Saya Nasution'

Jokowi: Tadi yang Salami Saya Bilang, "Pak Saya Siregar, Pak Saya Nasution"

Regional 25/11/20 17, 09:05 WIB Ikut Kirab Budaya, 50 Pengemudi Becak Wajib Ikuti Tes Urine

Ikut Kirab Budaya, 50 Pengemudi Becak Wajib Ikuti Tes Urine

Regional 25/11/2017, 08:58 WIB Sandiaga Mau Tanah Abang Dilintasi LRT

Sandiaga Mau Tanah Abang Dilintasi LRT

Megapolitan 25/11/2017, 08:39 WIB Sandiaga: Kami Tak Ingin Polusi Jakarta Meningkat Pas Asian Games

Sandiaga: Kami Tak Ingin Polusi Jakarta Meningkat Pas Asian Games

Megapolitan 25/11/2017, 08:22 WIB Jokowi: Uangnya Jangan untuk Beli Rokok atau Pulsa, Tolong Ibu-ibu, Ingatkan Suaminya...

Jokowi: Uangnya Jangan untuk Beli Rokok atau Pulsa, Tolong Ibu-ibu, Ingatkan Suaminya...

Regional 25/11/2017, 07:59 WIB Pengacara Novanto: Saya Ini 'Fighter', Siapa Pun Saya Hantam

Pengacara Novanto: Saya Ini "Fighter", Siapa Pun Saya Hantam

Nasional 25/11/2017, 07:46 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Pabar

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Edukasi,2,Lokal,7,Nasional,1,Terkini,50,
ltr
item
Berita 24 Papua Barat: Lima Program Afirmasi untuk Lengkapi Kebutuhan Guru di Daerah
Lima Program Afirmasi untuk Lengkapi Kebutuhan Guru di Daerah
http://assets.kompas.com/crop/31x0:876x563/750x500/data/photo/2017/10/25/211125954.jpg
Berita 24 Papua Barat
http://www.pabar.berita24.com/2017/11/lima-program-afirmasi-untuk-lengkapi.html
http://www.pabar.berita24.com/
http://www.pabar.berita24.com/
http://www.pabar.berita24.com/2017/11/lima-program-afirmasi-untuk-lengkapi.html
true
4956064999374717361
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy