Peneliti Internasional: 48 Tahun Aparat Langgar HAM di Papua

Peneliti Internasional: 48 Tahun Aparat Langgar HAM di Papua ...

Peneliti Internasional: 48 Tahun Aparat Langgar HAM di Papua

  • VIVA รข€" Forum Akademisi Internasional untuk Papua Barat meminta Indonesia untuk menghentikan aksi 'militerisasi' di Papua. Kelompok peneliti ini pun melayangkan keinginan mereka melalui surat terbuka.

    "Sejak 1969 militer Indonesia rutin menembaki aksi demonstrasi, membakar desa dan menyiksa para aktivis sipil di Papua," tulis surat terbuka forum International Academics for West Papua, Kamis, 23 November 2017.

    Dalam surat terbuka yang diinisiasi oleh sejumlah peneliti internasional itu, kelompok itu menyebutkan bila aksi kekerasan di Papua sudah kerap dilarang.

    Namun demikian, semua mengabaikan, dan kini telah menjadi bukti yang terdokumentasi. "Unit khusus dan pasukan anti-teroris seperti Kopassus dan Densus 88 terlibat dalam penganiayaan dan pembunuhan massal," tulis surat itu lagi.

    Baca Juga:

    • Membaca Proyek 'Perang' di Tanah Papua
    • Operasi Senyap TNI-Polri di Bumi Cendrawasih

    Atas itu, forum peneliti ini pun mengajukan desakan agar Indonesia segera menarik pasukan militer dan kepolisian di Papua. Dengan demiliterisasi itu, akan menjadi langkah awal menuju resolusi damai di Papua.

    Selain itu, mereka juga mengingatkan Australia, Amerika, Inggris, Kanada, Belanda dan Selandia Baru untuk menghentikan pelatihan atau pun pendanaan bagi pasukan anti-teroris Indonesia.

    "Pelatihan militer dan kepolisian serta ekspor senjata harus dihentikan sampai pelanggaran HAM di Papua berhenti," tulis surat itu lagi.

    Diketahui, surat terbuka yang diinisiasi oleh Forum Akademisi untuk Papua Barat ini berisi 21 orang peneliti internasional. Salah satu nama yang kerap populer di Indonesia adalah Noam Chomsky, Profesor Emeritis.

    Noam diketahui menjadi salah satu figur peneliti yang kerap menyuarakan pelanggaran HAM di Indonesia dan keterlibatan asing di dalamnya. Ia pernah bersuara soal kekerasan di Timor Timur sebelum lepas dari Indonesia. (one)

Sumber: Google News | Berita 24 Pabar

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Edukasi,2,Lokal,7,Nasional,1,Terkini,50,
ltr
item
Berita 24 Papua Barat: Peneliti Internasional: 48 Tahun Aparat Langgar HAM di Papua
Peneliti Internasional: 48 Tahun Aparat Langgar HAM di Papua
Berita 24 Papua Barat
http://www.pabar.berita24.com/2017/11/peneliti-internasional-48-tahun-aparat.html
http://www.pabar.berita24.com/
http://www.pabar.berita24.com/
http://www.pabar.berita24.com/2017/11/peneliti-internasional-48-tahun-aparat.html
true
4956064999374717361
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy