Persoalan Baru Muncul Pasca Pembebasan Warga Mimika Papua

Persoalan Baru Muncul Pasca Pembebasan Warga Mimika Papua Persoalan Baru Muncul Pasca Pembebasan Warga Mimika Papua ...

Persoalan Baru Muncul Pasca Pembebasan Warga Mimika Papua

Persoalan Baru Muncul Pasca Pembebasan Warga Mimika Papua Reporter:

Fajar Pebrianto

Editor:

Ninis Chairunnisa

Senin, 20 November 2017 07:05 WIB
Persoalan Baru Muncul Pasca Pembebasan Warga Mimika Papua

Warga kampung Kimbeli, Utikini, dan Banti, yang berhasil dibebaskan dari penyanderaan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Mimika, Papua, 17 November 2017. Satuan tugas gabungan TNI dan Polisi berhasil membebaskan 1.330 warga yang disandera. ANTARA/Jeremias Rahadat

TEMPO.CO, Jakarta â€" Pembebasan sekitar 1.300 warga Desa Kimbely dan Banti, Kabupaten Mimika, Papua yang diduga disandera oleh kelompok bersenjata belum sepenuhnya menyelesaikan masalah. Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XVII/Cendrawasih Letnan Kolonel Infantri M Aidi mengatakan persoalan baru muncul pada 1.000 warga yang bertahan di dua desa tersebut.

“Selama ini yang menjalankan roda perekonomian adalah pendatang, mereka yang buka warung dan kios,” kata Aidi kepada Tempo pada Ahad, 19 November 2017.

Baca: Sukseskan Operasi di Papua, 5 Perwira TNI Tolak Naik Pangkat

Sementara pada dua hari terakhir, sebanyak 344 warga pendatang dan warga Papua, namun bukan asli Mimika, justru telah diungsikan dan meninggalkan kedua desa. Sebanyak 344 warga ini telah berada di Timika, ibukota Mimika, dan membaur dengan keluarga maupun paguyuban masing-masing.

Aidi mengatakan sekitar 1.000 orang warga asli dari dua desa semula sudah diberi pilihan oleh pihak TNI dan Polri. “Mereka memilih bertahan,” ujarnya. Namun ia mendapatkan informasi bahwa warga di kedua desa tersebut tengah bermusyawarah untuk kembali memutuskan, apakah akan meninggalkan kampung halaman mereka atau tetap bertahan.

Baca: Tito Karnavian: Perburuan Kelompok Bersenjata di Papua Tak Kendor

Dalam dua pekan terakhir ini, konflik muncul di dua desa yang menjadi lokasi penambangan PT Freeport Indonesia tersebut. Kelompok bersenjata diduga menyandera sekitar 1.300 warga di dua desa. Kelompok bersenjata tersebut disebut berasal dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM). Namun Staf Markas Komando Daerah Militer III Timika TPN-OPM Hendrik Wanmang tegas membantah adanya dugaan penyanderaan tersebut. “Tidak benar ada penyanderaan,” kata Hendrik kepada Tempo.

Pengacara Hak Asasi Manusia Veronica Koman juga membantah berita penyanderaan tersebut. Kepolisian dinilai memanipulasi fakta mengenai situasi yang sebenarnya di wilayah itu. “Tidak benar itu (penyanderaan),” kata Veronica.

Aidi mengatakan warga asli kedua desa mayoritas bekerja sebagai pendulang emas tradisional dan hampir tidak ada yang berkebun maupun bertani. Alhasil setelah pendatang pergi, kehidupan sosial warga di kedua desa macet. “Dapat emas, dapat uang, tapi kalau tak bisa beli beras, kan sama saja,” kata Aidi.

Namun jika 1.000 warga memutuskan untuk meninggalkan kedua desa, kata Aidi, masalah lain tetap muncul. Aparat TNI dan Polri juga mesti memikirkan lokasi pengungsian dan pemukiman baru. Sehingga langkah yang bisa dilakukan aparat saat ini adalah memberikan bantuan kepada warga yang bertahan. “Kami terima kasih ke Polri yang sudah menggunakan anggarannya sendiri untuk memberikan bantuan, walau tentu tak akan bisa berlangsung lama, pemerintah daerah harus segera ambil langkah,” kata Aidi.

Terkait
  • Tito Karnavian: Perburuan Kelompok Bersenjata di Papua Tak Kendor

    Tito Karnavian: Perburuan Kelompok Bersenjata di Papua Tak Kendor

    12 jam lalu
  • Sukseskan Operasi di Papua, 5 Perwira TNI Tolak Naik Pangkat

    Sukseskan Operasi di Papua, 5 Perwira TNI Tolak Naik Pangkat

    15 jam lalu
  • Jenderal Gatot: Kelompok Bersenjata Papua Rampas Harta Warga Desa

    Jenderal Gatot: Kelompok Bersenjata Papua Rampas Harta Warga Desa

    19 jam lalu
  • Warga Pendatang Desa Kimbely-Banti, Papua, Kembali ke Daerah Asal

    Warga Pendatang Desa Kimbely-Banti, Papua, Kembali ke Daerah Asal

    19 jam lalu Rekomendasi
  • Setya Novanto Ditahan, Ketua MPR: Ketua Parlemen Tinggal Saya

    Setya Novanto Ditahan, Ketua MPR: Ketua Parlemen Tinggal Saya

    47 menit lalu
  • Setya Novanto Akui Minta Perlindungan Jokowi, Tito, Jaksa Agung

    4 jam lalu
  •  Setya Novanto: Saya Tak Sangka Ditahan Tengah Malam

    Setya Novanto: Saya Tak Sangka Ditahan Tengah Malam

    5 jam lalu
  • Edi Jablay, Dulu Teroris, Kini Pembina Atlet Muay Thay

    Edi Jablay, Dulu Teroris, Kini Pembina Atlet Muay Thay

    5 jam lalu
  • Foto
  • Ekspresi Setya    Novanto saat Dipindahkan ke KPK

    Ekspresi Setya Novanto saat Dipindahkan ke KPK

    2 jam lalu
  • Berompi Tahanan, Setya Novanto Dibawa ke Rutan KPK

    Berompi Tahanan, Setya Novanto Dibawa ke Rutan KPK

    10 jam lalu
  • Penjagaan RSCM Kencana Pasca Kabar Setya Novanto akan Ditahan KPK

    Penjagaan RSCM Kencana Pasca Kabar Setya Novanto akan Ditahan KPK

    12 jam lalu
  • Fredrich Yunadi Jelaskan Kondisi Setya Novanto saat Diperiksa IDI

    Fredrich Yunadi Jelaskan Kondisi Setya Novanto saat Diperiksa IDI

    16 jam lalu
  • Video
  • Ditahan KPK, Setya Novanto Omong Begini

    Ditahan KPK, Setya Novanto Omong Begini

    1 jam lalu
  • Detik-detik Menegangkan Penahanan Setya Novanto

    Detik-detik Menegangkan Penahanan Setya Novanto

    9 jam lalu
  • Live Tempo.co: KPK Konferensi Pers soal Setya Novanto di RSCM

    13 jam lalu
  • Menjelang Natal dan Tahun Baru, Begini Kondisi Pelabuhan Merak

    Menjelang Natal dan Tahun Baru, Begini Kondisi Pelabuhan Merak

    19 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Wartawan Hilman Mattauch Sopir Setya Novanto Dipecat Metro TV

  • 2

    Golkar DIY: Meme tentang Ketua Umum Setya Novanto Makin Liar

  • 3

    Metro TV Curigai Persahabatan Setya Novanto dan Hilman

  • 4

    Mahfud MD: Pembantaran Setya Novanto oleh KPK Sudah Benar

  • 5

    Dua Sikap Fredrich Yunadi Soal Pelanggaran HAM

  • Fokus
  • Posisi Setya Novanto di Golkar di UjungTanduk

    Posisi Setya Novanto di Golkar di UjungTanduk

  • Terungkap, Banyak Data Ganda Anggota Partai Politik

    Terungkap, Banyak Data Ganda Anggota Partai Politik

  • Anggaran DP Nol Rupiah di APBD DKI Melonjak Drastis Dipersoalkan

    Anggaran DP Nol Rupiah di APBD DKI Melonjak Drastis Dipersoalkan

  • Pergantian Panglima TNI, Giliran TNI Angkatan Udara?

    Pergantian Panglima TNI, Giliran TNI Angkatan Udara?

  • Terkini
  • Setya Novanto Ditahan, Golkar Babel Desak DPP Cari Ketua Baru

    Setya Novanto Ditahan, Golkar Babel Desak DPP Cari Ketua Baru

    1 jam lalu
  • Masih Vertigo, Setya Novanto Mengaku Terima Ditahan KPK

    Masih Vertigo, Setya Novanto Mengaku Terima Ditahan KPK

    2 jam lalu
  • Alami Kecelakaan, Setya Novanto: Saya Luka Berat dan Vertigo

    Alami Kecelakaan, Setya Novanto: Saya Luka Berat dan Vertigo

    3 jam lalu
  • Sebelum Kecelakaan, Setya Novanto Sebut Sudah Niat Datang ke KPK

    Sebelum Kecel akaan, Setya Novanto Sebut Sudah Niat Datang ke KPK

    3 jam lalu
  • Ada 9 Partai Daftar Ulang, KPU Diminta Dampingi Soal Sipol

    Ada 9 Partai Daftar Ulang, KPU Diminta Dampingi Soal Sipol

    3 jam lalu
  • Saat Diperiksa Tim IDI, Setya Novanto Tak Bisa Jawab Deret Angka

    Saat Diperiksa Tim IDI, Setya Novanto Tak Bisa Jawab Deret Angka

    4 jam lalu
  • Persoalan Baru Muncul Pasca Pembebasan Warga Mimika Papua

    Persoalan Baru Muncul Pasca Pembebas an Warga Mimika Papua

    4 jam lalu
  • Setya Novanto Akui Minta Perlindungan Jokowi, Tito, Jaksa Agung

    Setya Novanto Akui Minta Perlindungan Jokowi, Tito, Jaksa Agung

    4 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Silsilah Keluarga Kerajaan Arab Saudi

    Silsilah keluarga kerajaan Arab Saudi yang didirikan oleh Raja Abdulaziz hingga penguasa terakhir, yaitu Raja Salman.

    Sumber: Google News | Berita 24 Pabar

    COMMENTS

    Tulis Artikel
    Nama

    Edukasi,2,Lokal,7,Nasional,1,Terkini,50,
    ltr
    item
    Berita 24 Papua Barat: Persoalan Baru Muncul Pasca Pembebasan Warga Mimika Papua
    Persoalan Baru Muncul Pasca Pembebasan Warga Mimika Papua
    https://statik.tempo.co/data/2017/11/18/id_663626/663626_720.jpg
    Berita 24 Papua Barat
    http://www.pabar.berita24.com/2017/11/persoalan-baru-muncul-pasca-pembebasan.html
    http://www.pabar.berita24.com/
    http://www.pabar.berita24.com/
    http://www.pabar.berita24.com/2017/11/persoalan-baru-muncul-pasca-pembebasan.html
    true
    4956064999374717361
    UTF-8
    Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy