www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Persitoli Buktikan, Sepak Bola Wanita Indonesia Milik Papua

Posted by On 22.38

Persitoli Buktikan, Sepak Bola Wanita Indonesia Milik Papua

Tim Galanita Persitoli Tolikara Papua usai menerima hadiah di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Rabu (13/12/2017) lalu. (IST - SP)

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com â€" Mahkota juara turnamen sepak bola wanita paling bergensi di Indonesia tahun ini kembali dipertahankan tim dari Papua. Ya, Galanita Persitoli Tolikara sebagai wakil Papua, pada laga puncak Women’s Football Road to Asian Games Pertiwi Cup 2017 yang berlangsung di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Rabu (13/12/2017), menang dengan skor akhir 2-1.

Di laga puncak, duel antara tim Kalimantan Barat (Kalbar) melawan Papua tersaji menarik dengan tensi tinggi. Papua memenangkan partai grand final.

Tim besutan Braly Weya tertinggal satu gol dari tim Kalbar pada menit 13 setelah sepakan terarah dari Syenida Meryfandina merobek gawang Persitoli yang dikawal Norfince Boma. Berselang satu menit, Papua samakan kedudukan melalui Rulin Aspalek. Dewi fortuna memihak tim julukan Nawi Arigi, berkat gol dari Yudith Herlina Sada dua menit sebelum turun minum.

Skor ini bertahan hingga wasit asal Bekasi, Mimin Mintarsih, meniup peluit panjang pertanda laga final berakhir. Tim Galanita Persitoli Tolikara (Papua) akhirnya meraih juara pertama. Disusul Kalimantan Barat runner up, dan juara ketiga Bangka Belitung yang pada laga pagi hari kandaskan tim Jawa Barat dengan skor 5-0.

Srikandi Papua, dari awal event ini dimulai memang dianggap sebagai salah tim unggulan. Status juara bertahan pun membuat langkah Sherly Wanimbo Dkk mulus di babak penyisihan. Lihat saja pada penyisihan grup C, Papua “hajar” tim Bengkulu dengan skor 11-0. Lalu, kalahkan Bali 3-0, dan di peremp at final Papua akhiri langkah Galanita Banten dengan skor 2-0.

Pada laga semifinal, Senin (11/12/2017) di Stadion Bumi Sriwijaya, tim Papua dipaksa memainkan babak adu penalti setelah dalam waktu normal dan perpanjangan waktu ditahan imbang Bangka Belitung 3-3. Di babak adu penalti, Papua unggul 3-2. Persitoli melaju ke babak final.

Sementara, wakil Kalbar dianggap tim kejutan hingga lolos ke final memulai laga di penyisihan dengan menang 8-1 atas Jambi. Selanjutnya, Kalbar takluk 0-1 saat melawan Jawa Barat. Meski kalah, Kalbar mewakili Grup A dengan status runner-up.

Kalbar di perempat final, tampil mengejutkan dengan menaklukkan tuan rumah Sumatera Selatan. Skor akhir 1-0. Sedangkan pada semifinal, Kalbar kembali bertemu Jawa Barat. Kalbar menang 2-1 lewat babak perpanjangan waktu.

Samuel Weya, manajer Galanita Persitoli Papua, mengaku bersujud pada Tuhan atas hasil maksimal yang diraih tim selama mengikuti pertandingan di Palembang.

“Memang s ejak awal kami bawa tim sangat optimis menang, dan puji Tuhan, anak-anak sudah buktikan. Kita juara dan bawa pulang piala ke Papua,” kata Samuel melalui pesan singkat yang dikirim ke suarapapua.com.

Tim lawan yang dihadapi, diakuinya, tergolong tangguh. Rata-rata sangat bagus penampilannya. Meski demikian, tim asal Kabupaten Tolikara tak mau pulang dengan tangan hampa. Para pemain yang sebagian adalah anak didik (alm) Amos Rumbino, tampil sangat maksimal di setiap laga.

“Setiap pertandingan kami bermain maksimal. Status juara bertahan juga bikin kita tambah percaya diri. Dan, hasilnya, kita juara,” jelasrnya.

Kegembiraan tim Galanita Persitoli setelah Yudith Herlina Sada dinobatkan sebagai pemain terbaik Women’s Football Road To Asian Games Pertiwi Cup 2017. Sedangkan top skor diraih pemain Bangka Belitung, Rani Mulyasari. Untuk tim fair play disabet tuan rumah Sumatera Selatan.

Sekadar diketahui, Piala Pertiwi merupakan turnamen sepak bola wanita tertinggi di Indonesia yang juga diinisiasi sebagai ajang test event persiapan Indonesia menuju Asian Games 2018. Palembang menjadi salah kota tuan rumah. PSSI pun menjadikan event ini sebagai ajang seleksi untuk pemain Timnas putri Indonesia.

Papua Optimis

Tim Galanita Papua yakin sebagian pemain andalannya akan direkrut masuk Timnas putri yang akan bermain di Asian Games 2018. Turnamen di Palembang ini memang tujuannya ajang seleksi pemain dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam rangka itu, PSSI telah membentuk tim pemandu bakat yang menyeleksi pemain di ajang ini, yakni Zulkarnen Zakaria dan Berthy Tutuarima, mantan pemain Timnas Indonesia era 1980-1990.

Dilansir dari laman PSSI.org, para pemain yang tampil di Palembang, mulai laga pertama hingga final, dipantau dan jika terpilih akan mengikuti seleksi Tim Nasional Wanita Indonesia pada tahun 2018. Pemantauan dilakukan selama ajang ini berlangsung, baik di Stadion Bumi Sriwijaya mau pun Stadion Atletik Jakabaring.

Zulkarnaen bahkan mengaku sudah mengantongi beberapa pemain untuk nantinya dipanggil seleksi Timnas Wanita. Kriteria yang dinilainya yakni skill, postur, dan cara bermain dalam tim.

Untuk memilih pemain, diakuinya tidak mudah karena hampir semua yang ikut di ajang ini punya kualitas sama dan hampir merata.

Pelatih dan manajer Galanita Persitoli berharap, anak asuhnya bisa terpilih membela Timnas tahun depan. Diakui, pemain Papua selama ini mendominasi skuat Timnas putri. Pada AFF Woman Championship misalnya, ada empat pemain Persitoli membela Timnas Indonesia.

REDAKSI

Sumber: Google News | Berita 24 Pabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »