www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mendikbud sidak ke sejumlah sekolah di daerah tertinggal Indonesia

Posted by On 16.55

Mendikbud sidak ke sejumlah sekolah di daerah tertinggal Indonesia

Merdeka > Peristiwa Mendikbud sidak ke sejumlah sekolah di daerah tertinggal Indonesia Senin, 15 Januari 2018 11:49 Reporter : Randy Ferdi Firdaus Pekan Pendidikan dan Kebudayaan di Lippo Mall Puri. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kembali mengunjungi daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). Selama dua hari, Sabtu - Minggu (13-14/1), Mendikbud mengunjungi Sorong, Papua Barat dan kabupaten Pahuwato, Gorontalo.

Di Sorong, Mendikbud melakukan sidak ke SMKN 3 Sorong. Di sekolah yang menjadi salah satu program revitalisasi ini Mendikbud mengecek berbagai peralatan laboratorium. Mendikbud juga menanyakan kemitraan SMK ini dengan dunia usaha dan dunia industri.

"Saya berharap program revitalisasi SMK ini dilaksanakan secara sungguh-sungguh. Kebutuhan tenaga terampil di Sorong ini sangat besar seiring kemajuan kota ini, jadi harus disiapkan dengan baik," kata dia dalam siaran persnya, Senin (15/1).

Mendikbud mengapresiasi gubernur Papua Barat, Diminggos Mano, yang memiliki perhatian pada pendidikan. Pihaknya berharap agar Pemda terus meningkatkan anggarannya untuk pendidikan sebagai investasi sumber daya manusia.

Hal serupa juga disampaikan Mendikbud di Gorontalo. Di hadapan seribu guru dan pegiat pendidikan se-kota Gorontalo ia optimis Gorontalo dapat mengejar ketertinggalan karena sudah memiliki perhatian besar pada pendidikan.

mendikbud muhadjir kunjungi sekolah di daerah tertinggal ©2018 Merdeka.com/istimewa


"Terima kasih pak walikota yang sudah menerapkan penguatan pendidikan karakter ke seluruh sekolah se-kota Gorontalo. Inilah untungnya jika memiliki pemimpin daerah yang sangat memahami persoalan pendidikan," puji Mendikbud kepada walikota Marten Taha.

Kepada para guru dan pegiat pendidikan, Mendikbud berpesan agar terus berjuang menjadi pendidik yang dapat cepat merespon perubahan. Alih-alih hanya sebagai pengajar, guru harus hadir sebagai pendidik yang tanggung jawabnya sangat besar bagi perkembangan siswanya.

"Jangan berpikir sedikit-s edikit merubah kurikulum, tetapi berpikirlah bahwa tantangan di depan terus berubah, oleh karenanya harus dihadapi dengan kemampuan menghadapi perubahan itu sendiri. Gurulah kurikulum yang sebenarnya, jadi jangan alergi dengan perubahan," kata Mendikbud.

Mendikbud menekankan, sebagai pendidik, maka sikap seutuhnya guru melekat sebagai kurikulum. Untuk itu kehadiran guru sebagai fasilitator, resource linkers dan gate keeper harus diperkuat disamping hanya sebagai pengajar saja.

mendikbud muhadjir kunjungi sekolah di daerah tertinggal ©2018 Merdeka.com/istimewa


Sementara itu di Puhuwato Mendikbud, meresmikan lima unit sekolah baru bantuan Kemdikbud. Sebagai daerah 3T kabupaten ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Namun Mendikbud berharap dengan progra m afirmasi ini dapat mempercepat pembangunan SDM setempat.

Di sisi lain, Mendikbud juga memberi apresiasi organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah. Di Sorong, misalnya, sekolah-sekolah Muhammadiyah justru dipenuhi siswa nonmuslim. Tidak sedikit lulusan sekolah Muhammadiyah menjadi tokoh dan pejabat setempat. Ia menyebut walikota Jayapura, bupati Jayapura dan Wakil Gubernur Papua Barat adalah alumni sekolah Muhammadiyah.

"Memang sejak didirikannya Muhammadiyah sudah bersifat inklusif. Praktek kebinekaan justru sudah dibuktikan oleh Muhammadiyah dengan mendidik dan menolong warga nonmuslim," kata Mendikbud di hadapan peserta pengajian di SMK Muhammadiyah Pahuwato.

Mendikbud mendorong agar peran ormas membantu pemerintah ini diperkuat. Sebab harus diakui bahwa kemampuan negara masih terbatas sehingga membutuhkan partisipasi masyarakat luas melalui ormas-ormas tersebut. [rnd]

Baca Juga:
Potret pilu S MA negeri di Serang hancur lebur, nasib siswa terbengkalaiBerdiri sejak 1816, SMPN 32 di Pejagalan ambruk dan melukai guruBangunan cagar budaya di lingkungan SMP N 32 Jakarta roboh, 3 alami lukaPotret miris SMA di Berau, berdinding triplek dan beralas tanahMendikbud janjikan renovasi sekolah terdampak banjir di Gunung KidulJarak dengan Jakarta cuma 65 km, gedung SD di Banten ini amat tak layakMirisnya murid SD negeri belajar di lantai kelas
Topik berita Terkait:
  1. Pendidikan
  2. Gedung Sekolah Rusak
  3. Mendikbud Muhadjir Effendy
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Berita 24 Pabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »