www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

631,3 Kilometer Jalan Trans-Papua Barat Sudah Beraspal

Posted by On 08.59

631,3 Kilometer Jalan Trans-Papua Barat Sudah Beraspal

Kondisi Jalan Trans Papua di Papua Barat.Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Kondisi Jalan Trans Papua di Papua Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Papua betul-betul mendapat perhatian khusus pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla, di samping provinsi-provinsi lainnya di luar Pulau jawa.

Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pembangunan infrastruktur yang memperlancar konektivitas, yakni Jalan Trans Papua terus ditingkatkan dan dipercepat pembangunannya.

Hingga akhir 2017, khusus Jalan Trans Papua di Provinsi Papua Barat sepanjang 631,3 kilometer telah dilapisi aspal dari total pan jang 1.070,62 kilometer jalan yang telah tersambung atau sekitar 58,97 persen.

Baca juga : Membumikan Harapan Lewat Trans-Papua Sisi Selatan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan di Papua bertujuan membuka isolasi daerah terpencil, mengurangi biaya tinggi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penyelesaian Jalan Trans Papua di Papua Barat merupakan perwujudan Nawa Cita pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla dalam membangun Indonesia dari pinggiran dan pemerataan hasil-hasil pembangunan.

“Pembangunan Jalan Trans Papua terus dilanjutkan dan ditargetkan akhir tahun 2019 bisa tersambung seluruhnya. Masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” kata Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (13/4/2018).

Dibagi dua

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVII Papua Barat Yohanis Tulak Todingrara menjelaskan, Jalan Trans Papu a di Provinsi Papua Barat terbagi menjadi dua segmen yaitu segmen I Sorong-Maybrat-Manokwari (594,81 kilometer).

Kondisi Jalan Trans Papua di Papua Barat.Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Kondisi Jalan Trans Papua di Papua Barat.Segmen ini menghubungkan dua pusat ekonomi di Papua Barat yakni Kota Sorong dan Manokwari yang kini dapat ditempuh dalam waktu 14 jam.

Ruas jalan ini juga terhubung dengan Pelabuhan Arar sebagai pelabuhan tol laut yang merupakan bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong.

Kondisinya hingga akhir 2017 adalah 81,6 persen sudah beraspal, perkerasan tanah sepanjang 109,24 kilometer dan diperlukan perbaikan geometrik jalan sepanjang 13,5 kilometer.

Kemudian segmen II Manokwari-Mameh-Wasior-Batas Provinsi Papua yang telah tembus pada Desember 2017.

Dari panjang 475,81 kilometer, kondisi beraspal sepanjang 1 45,41 kilometer, perkerasan tanah 330,41 kilometer dan perlu perbaikan geometrik jalan sepanjang 38,24 kilometer.

Tantangan dalam pembangunan Jalan Trans Papua, baik di Papua dan Papua Barat adalah kondisi alam yang masih berupa hutan, pegunungan dan cuaca.

Selain itu, ketersediaan material konstruksi juga terbatas. Namun demikian, pemerintah tetap berupaya keras mengutamakan pemanfaatan material yang tersedia di Pulau Papua.

Tahun 2018, anggaran jalan di Papua Barat sebesar Rp 1,6 triliun. Dana tersebut untuk perbaikan geometri jalan dan pembangunan 125 jembatan.

"Kami targetkan akhir tahun 2018, 60,14 persen Jalan Trans Papua di Papua Barat sudah beraspal dan terus meningkat menjadi 64,56 persen jalan beraspal pada akhir tahun 2019," tuntas Yohanis.


Terkini Lainnya

Bekas Silo Rudal Ini Disulap Jadi Kondominium Mewah

Bekas Silo Rudal Ini Disulap Jadi Kondominium Mewah

Hunian 14/04/2018, 22:30 WIB Mudik 2018, Tak Ada Lagi Jalur Darurat

Mudik 2018, Tak Ada Lagi Jalur Darurat

Berita 14/04/2018, 21:43 WIB Jakarta Berminat Operasikan Bus Jadebotabek Bertarif Rp 3.500

Jakarta Berminat Operasikan Bus Jadebotabek Bertarif Rp 3.500

Berita 13/04/2018, 23:59 WIB 631,3 Kilometer Jalan Trans-Papua Barat Sudah Beraspal

631,3 Kilometer Jalan Trans-Papua Barat Sudah Beraspal

Berita 13/04/2018, 22:58 WIB Jakarta Rancang 'Master Plan' Pelabuhan dan Perkeretaapian

Jakarta Rancang "Master Plan" Pelabuhan dan Perkeretaapian

Berita 13/04/2018, 22:16 WIB Baru Dua Operator Bus Kecil yang Bergabung dengan OK Otrip

Baru Dua Ope rator Bus Kecil yang Bergabung dengan OK Otrip

Berita 13/04/2018, 20:44 WIB Catat, Kebijakan Ganjil-Genap di Tol Jagorawi dan Jakarta-Tangerang

Catat, Kebijakan Ganjil-Genap di Tol Jagorawi dan Jakarta-Tangerang

Berita 13/04/2018, 20:01 WIB Belajar dari Seoul, 5,9 Juta Penumpang Terangkut Setiap Hari

Belajar dari Seoul, 5,9 Juta Penumpang Terangkut Setiap Hari

Berita 13/04/2018, 18:25 WIB Ribuan Nelayan di Bengkulu Butuh Rumah Khusus

Ribuan Nelayan di Bengkulu Butuh Rumah Khusus

Berita 13/04/2018, 15:41 WIB Demi Integrasi, Pemprov DKI Hapus 117 Trayek Angkot dan Bus

Demi Integrasi, Pemprov DKI Hapus 117 Trayek Angkot dan Bus

Berita 13/04/2018, 14:14 WIB Dishub DKI Klaim OK Otrip Pangkas Biaya Transportasi 25 Persen

Dishub DKI Klaim OK Otrip Pangkas Biaya Transportasi 25 Persen

Berita 13/04/2018, 13:23 WIB Rhenald Kasali: Waspada Enam Jebakan Bisnis

Rhenald Kasali: Waspada Enam Jebakan Bisnis

Ritel 13/04/2018, 11:15 WIB Begini Jurus IKEA Jauhkan Bisnis dari Kebangkrutan...

Begini Jurus IKEA Jauhkan Bisnis dari Kebangkrutan...

Ritel 12/04/2018, 22:54 WIB 10 Pengembang Top Indonesia versi BCI Asia

10 Pengembang Top Indonesia versi BCI Asia

Berita 12/04/2018, 21:00 WIB 10 Biro Arsitek Indonesia Cetak Proyek Rp 54 Triliun

10 Biro Arsitek Indonesia Cetak Proyek Rp 54 Triliun

Arsitektur 12/04/2018, 19:25 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Pabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »