www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bentrok Senjata di Banti Papua, Seorang Prajurit TNI Tewas

Posted by On 04.29

Bentrok Senjata di Banti Papua, Seorang Prajurit TNI Tewas

Bentrok Senjata di Banti Papua, Seorang Prajurit TNI Tewas Reporter:

Muhammad Hendartyo

Editor:

Juli Hantoro

Selasa, 3 April 2018 13:59 WIB
Ilustrasi TNI AD. Tempo/Suryo Wibowo

Ilustrasi TNI AD. Tempo/Suryo Wibowo

TEMPO.CO, Jakarta - Baku tembak terjadi antara Tentara Nasional Indonesia dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat di Banti, Tembagapura, Mimika, sejak Ahad 1 April 2018. Seorang anggota TNI Prajurit Satu Vicky Rumpasium , anggota Yonif 751/Raider tewas dalam insiden bersenjata tersebut.

"Dari kejadian kontak tembak tersebut pihak TNI satu orang atas nama Pratu Vicky Rumpasium asal dari Sorong Papua gugur, kata Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XVII/Cendrawasih, Kolonel Infanteri Muhammad Aidi dalam keterangan tertulisnya, Selasa 3 April 2018.

Sebelum kontak tembak tersebut, Aidi mengatakan terjadi pembakaran Rumah Sakit di Utikini yang diduga dilakukan kelompok bersenjata. Selain itu ada juga pembakaran gedung sekolah SD dan SMP serta sejumlah rumah warga.

Selanjutnya Aidi mengatakan KKSB menduduki sejumlah kampung di Distrik Tembagapura antara lain Utikini, Longsoran, Kimbeli, Banti 1 dan Banti 2, serta Opitawak.

Baca juga: Begini Maklumat Kapolda Papua untuk Kelompok Bersenjata di Mimika

"Mungkin ini adalah realisasi dari ultimatum KKSB yang sebelumnya disiarkan di berbagai media bahwa mereka menyatakan perang terhadap TNI-Polri," kata Aidi.

Aidi mengatakan TNI bergerak ke arah kampung-kampung yang dikuasai kelompok bersenjata untuk membebaskan kampung-kampung tersebut.

Mereka terdiri dari Yonif 751/R 20 orang, Yonif 754/ENK 20 orang dan Brigif 20/IJK 10 orang.

"Kelompok KKSB sepertinya sudah siap menerima kehadiran aparat keamanan sehingga terjadi kontak tembak antara TNI dan kelompok KKSB," kata Aidi.

Namun Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat yang dikonfirmasi Tempo mengatakan bahwa aksi baku tembak itu terjadi karena pihak TNI menghalangi upaya mereka menutup PT Freeport.

Baca juga: Polda Papua Imbau 21 DPO Kelompok Bersenjata Menyerahkan Diri

"Betul, dari kemarin sampai hari ini kontak senjata,รข€ kata Panglima Operasi Komando Daerah Pertahanan III Kalikopi TPNPB Hendrik Wanmang kepada Yusuf Manurung dari Tempo, Senin, 2 April 2018.

Menurut Hendrik, seorang anggotanya tewas dalam kontak tembak tersebut. Bentrok TNI dan pasukan Hendrik juga mengakibatkan s atu warga sipil tewas, Eru Beanal, 10 tahun. Hendrik mengklaim serangan senjata dari TNI mengenai rumah Eru yang kemudian menyebabkan terjadi kebakaran.

Terkait
  • Panglima TNI Hadi Tjahjanto Jamin Pilkada 2018 Berlangsung Aman

    Panglima TNI Hadi Tjahjanto Jamin Pilkada 2018 Berlangsung Aman

    1 hari lalu
  • Pangkalan Utama TNI AL di Lampung Selesai 2024

    Pangkalan Utama TNI AL di Lampung Selesai 2024

    2 hari lalu
  • Perludem: Sistem Noken di Papua Masih Sarat Masalah

    Perludem: Sistem Noken di Papua Masih Sarat Masalah

    3 hari lalu
  • LBH Surabaya Sesa   lkan Pemutaran Film Mahasiswa Papua Dijaga Ketat

    LBH Surabaya Sesalkan Pemutaran Film Mahasiswa Papua Dijaga Ketat

    6 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Sukmawati Soekarnoputri juga Dilaporkan ke Polda Jatim

    Sukmawati Soekarnoputri juga Dilaporkan ke Polda Jatim

    2 jam lalu
  • Guruh Nilai Puisi Sukmawati Soekarnoputri Tak Menyinggung SARA

    Guruh Nilai Puisi Sukmawati Soekarnoputri Tak Menyinggung SARA

    3 jam lalu
  • Saksi Ungkap 5 Kali Serahkan Uang ke Bupati Rita Widyasari

    Saksi Ungkap 5 Kali Serahkan Uang ke Bupati Rita Widyasari

    4 jam lalu
  • Abdul Halim, Usulan Nama Bandara Kertajati

    Abdul Halim, Usulan Nama Bandara Kertajati

    6 jam lalu
  • Foto
  • Gaya Jokowi Berfoto dengan Ulama Jawa Barat di Istana

    Gaya Jokowi Berfoto dengan Ulama Jawa Barat di Istana

    3 jam lalu
  • Pembangunan Bandara Kertajati Sudah 90 Persen Rampung

    Pembangunan Bandara Kertajati Sudah 90 Persen Rampung

    11 jam lalu
  • Foto Hari Ini, Keponakan Setnov hingga Safari Politik AHY

    Foto Hari Ini, Keponakan Setnov hingga Safari Politik AHY

    19 jam lalu
  • Setelah Insiden Minyak Tumpah di Perairan Balikpapan

    Setelah Insiden Minyak Tumpah di Perairan Balikpapan

    20 jam lalu
  • Video
  • Petani Tolak Perkebunan Sawit Milik Luhut Binsar di Kutai

    Petani Tolak Perkebunan Sawit Milik Luhut Binsar di Kutai

    2 jam lalu
  • Presiden: Bila Ulama dan Umaroh Berjalan Beriringan, Negara Aman

    Presiden: Bila Ulama dan Umaroh Berjalan Beriringan, Negara Aman

    3 jam lalu
  • Karyawan Agen Jasa Ekspedisi JNE Tewas di Ruang Kerjanya

    Karyawan Agen Jasa Ekspedisi JNE Tewas di Ruang Kerjanya

    3 jam lalu
  • Seorang Ketua RT Cabuli Bocah Berumur 8 Ta   hun

    Seorang Ketua RT Cabuli Bocah Berumur 8 Tahun

    4 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Pakar Hukum Tata Negara: Capres Harus WNI Sejak Lahir

  • 2

    Perawat Pergoki Setya Novanto Kencing Berdiri Saat Dirawat

  • 3

    Dilantik Menjadi Ketua MK, Anwar Usman: Innalillahi

  • 4

    Maruf Amin Tantang Prabowo Tunjuk Hidung Elite yang Suka Menipu

  • 5

    IKAMI: Puisi Sukmawati Soekarnoputri Bisa Timbulkan Kegaduhan

  • Fokus
  • Menanti Gebrakan Gatot Nurmantyo Setelah Pensiun

    Menanti Gebrakan Gatot Nurmantyo Setelah Pensiun

  • Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

    Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

  • 27 Makarel Kaleng Bercacing,  Ketegasan Pemerintah Ditunggu

    27 Makarel Kaleng Bercacing, Ketegasan Pemerintah Ditunggu

  • Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharamkan

    Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekal igus Diharamkan

  • Terkini
  • Sidang Rita Widyasari, Saksi Sebut Praktik Gratifikasi Sejak 2000

    Sidang Rita Widyasari, Saksi Sebut Praktik Gratifikasi Sejak 2000

    19 menit lalu
  • Golkar Ubah Struktur Fraksi di DPR, Ini Susunannya

    Golkar Ubah Struktur Fraksi di DPR, Ini Susunannya

    48 menit lalu
  • Saat Jokowi dan Ulama Berfoto ala Menteri Kabinet Kerja

    Saat Jokowi dan Ulama Be rfoto ala Menteri Kabinet Kerja

    1 jam lalu
  • Rapat Batal, Jokowi Akan Melayat Besan di Solo

    Rapat Batal, Jokowi Akan Melayat Besan di Solo

    1 jam lalu
  • Balai Gakum KLHK Tangkap 4 Pelaku Pembantai Beruang Madu di Riau

    Balai Gakum KLHK Tangkap 4 Pelaku Pembantai Beruang Madu di Riau

    1 jam lalu
  • Besannya Meninggal, Jokowi Pulang ke Solo Malam Ini

    Besannya Meninggal, Jokowi Pulang ke Solo Malam Ini

    1 jam la lu
  • Larangan Eks Napi Korupsi Jadi Caleg, JK: Kembali ke Masyarakat

    Larangan Eks Napi Korupsi Jadi Caleg, JK: Kembali ke Masyarakat

    2 jam lalu
  • Sejumlah Videotron di Malang Menampilkan Sosok Gatot Nurmantyo

    Sejumlah Videotron di Malang Menampilkan Sosok Gatot Nurmantyo

    2 jam lalu
  • Undang Ulama Jawa Barat, Jokowi Bahas Hoax hingga Ekonomi Umat

    Undang Ulama Jawa Barat, Jokowi Bahas Hoax hingga Ekonomi Umat

    2 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Pilpres 2019, Elektabilitas Gatot Nurmantyo di Survei Poltracking

    Survei yang dilakukan Poltracking menyebutkan bahwa Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo selalu masuk bursa kandidat presiden untuk Pilpres 2019.

    Sumber: Google News | Berita 24 Pabar

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »