www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gunung Meletus hingga Teror Bom Jadi Alasan "Travel Advice" 14 Negara ke Indonesia

Posted by On 10.26

Gunung Meletus hingga Teror Bom Jadi Alasan "Travel Advice" 14 Negara ke Indonesia

Peta Indonesianaruedom/Thinkstock Peta Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com รข€" Sebanyak 14 negara menerbitkan travel advice bagi warganya untuk berkunjung ke Indonesia. Travel advice artinya tidak ada larangan kunjungan ke Indonesia, tetapi perlu mewaspadai sejumlah risiko.

Sejumlah negara tersebut antara lain Inggris, Amerika Serikat, Australia, Hong Kong, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Polandia, Irlandia, Kanada, Perancis, dan Filipina.

Alasan diterbitkannya travel advice tersebut karena aktivitas vulkanik pada sejumlah gunung api dan teror bom yang terjad i belakangan ini.

Pemerintah Inggris, misalnya, menyoroti aktivitas vulkanik di sejumlah daerah. Selain itu, Pemerintah Inggris juga menyoroti aksi teror di Indonesia.

"Ada banyak gunung berapi aktif di Indonesia yang bisa meletus dengan sedikit atau tanpa peringatan," tulis Pemerintah Inggris dalam laman resminya.

Baca juga: Menko Puan Harap 14 Negara Cabut Travel Advice ke Indonesia

Pemerintah Inggris juga menyatakan teroris sangat cenderung melakukan serangan di Indonesia.

"Kelompok teroris terus melancarkan rencana serangan dan bisa melakukannya kapan pun dan di mana pun di negara (Indonesia). Jenis serangan termasuk bom bunuh diri dan menggunakan senjata api jenis kecil, menyasar tempat umum dan ramai. Selalu waspadalah," kata Pemerintah Inggris.

Kemudian, Pemerintah Kanada menyoroti sejumlah isu terkait kunjungan ke Indonesia. Selain aktivitas terorisme, warga Kanada diminta pula mewaspadai vir us zika, ketegangan dan risiko keamanan di Papua, penculikan, kejahatan keuangan, aksi demonstrasi, ketegangan politik, racun pada makanan dan minuman, keamanan di jalan raya, hingga bencana alam.

Dalam laman resminya, secara terperinci Pemerintah Kanada menjelaskan setiap risiko tersebut. Warga Kanada pun diminta untuk selalu waspada.

Baca juga: 14 Negara Rilis "Travel Advice" ke Indonesia, Ini Kata Wamenlu

Adapun Pemerintah Irlandia juga meminta warganya untuk sangat waspada ketika berkunjung ke Indonesia. Ini khususnya terkait dengan aksi bom bunuh diri di Surabaya beberapa waktu lalu.

"Ada peningkatan risiko serangan teroris saat ini. Warga Irlandia diingatkan untuk tetap waspada, mengikuti saran-saran lokal, dan berhati-hati ketika mengunjungi tempat-tempat yang sering dikunjungi banyak orang asing," kata Pemerintah Irlandia dalam laman resminya.

Warga Irlandia juga diminta mewaspadai sejumlah daerah, sep erti Aceh, provinsi Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, dan Papua Barat. Ini terkait potensi risiko konflik.

Lalu, Pemerintah Selandia Baru juga menyoroti ancaman terorisme yang terjadi beberapa waktu lalu. Terkait ketegangan sipil dan potensi penculikan, warga Selandia Baru diminta sebisa mungkin tidak mengunjungi Papua dan Papua Barat.

"Ada sejumlah risiko terkait keamanan Anda di Indonesia, termasuk di Jakarta, Surabaya, dan Bali, karena ancaman terorisme yang masih berlangsung, sehingga kami minta waspada," tulis Pemerintah Selandia Baru.

Baca juga: Detail Travel Advice Australia Terkait Terorisme di Indonesia

Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir menilai, wajar bagi suatu negara mengeluarkan travel advice.

"Itu bagus, artinya di mana saja sangat normal bahwa kejadian di satu negara akan menjadi perhatian negara lain, terutama menyangkut keselamatan warganya," kata Fachir.

"J adi kita juga melakukan hal yang sama jika terjadi sesuatu di tempat lain," tambahnya.

Fachir mengatakan, pihaknya sudah mencoba meyakinkan pada negara lain bahwa Indonesia aman meski ada sejumlah aksi teror dalam beberapa waktu terakhir.

"Kita mengatakan 'kita aman, kita aman. Semua berjalan normal'. Bahkan di Surabaya sudah berjalan normal," sebut dia.


Kompas TV Meski IHSG dan kurs rupiah terhadap dollar hanya sedikit terkoreksi, aksi teror tetap dikhawatirkan berimbas pada pariwisata.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Pangkal Pinang, Bengkulu, dan Bandar Lampung Hari Ini 19 Mei 2018

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Pangkal Pinang, Bengkulu, dan Bandar Lampung Hari Ini 19 Mei 2018

Regional 19/05/2018, 00:16 WIB Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Banjarmasin, Samarinda, dan Tarakan pada Hari Ini 19 Mei 2018

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Banjarmasin, Samarinda, dan Tarakan pada Hari Ini 19 Mei 2018

Regional 19/05/2018, 00:14 WIB Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tanjung Pinang, Jambi, Palembang Hari Ini 19 Mei 2018

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tanjung Pinang, Jambi, Palembang Hari Ini 19 Mei 2018

Regional 19/05/2018, 00:13 WIB Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Aceh, Medan, Padang, Pekan Baru Hari Ini 19 Mei 2018

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Aceh, Medan, Padang, Pekan Baru Hari Ini 19 Mei 2018

Regional 19/05/2018, 00:10 WIB Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Yogyakarta, Surabaya, dan Bali Hari ini 19 Mei 2018

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Yogyakarta, Surabaya, dan Bali Hari ini 19 Mei 2018

Regional 19/05/2018, 00:06 WIB Terpeleset, Anak 11 Tahun Tewas Tenggel   am di Waduk Bekas Galian Pasir

Terpeleset, Anak 11 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Bekas Galian Pasir

Regional 18/05/2018, 23:33 WIB Jenazah Pemilik Bom di Rusun Wonocolo Dimakamkan di Sidoarjo

Jenazah Pemilik Bom di Rusun Wonocolo Dimakamkan di Sidoarjo

Regional 18/05/2018, 23:11 WIB Seminar Peminatan Prodi Komunikasi Strategis UMN

Seminar Peminatan Prodi Komunikasi Strategis UMN

Edukasi 18/05/2018, 23:05 WIB Mendikbud: Pengumuman UN Diundur Dua Hari, Enggak Akan Kiamat

Mendikbud: Pengumuman UN Diun dur Dua Hari, Enggak Akan Kiamat

Nasional 18/05/2018, 22:36 WIB Ribuan Tenaga Kontrak di Aceh Utara Belum Terima Gaji

Ribuan Tenaga Kontrak di Aceh Utara Belum Terima Gaji

Regional 18/05/2018, 22:34 WIB Polisi Gagalkan Penyelundupan 80 Kg Batu Cinnabar ke Banjarmasin

Polisi Gagalkan Penyelundupan 80 Kg Batu Cinnabar ke Banjarmasin

Regional 18/05/2018, 22:26 WIB Demi Basket, Pria 25 Tahun Ini Menyamar Jadi Remaja 17 Tahun

Demi Basket, Pria 25 Tahun Ini Menyamar Jadi Remaja 17 Tahun

Internasional 18/05/2018, 22:24 WIB Kali Krukut Tanah Abang Kotor akibat Kebiasaan Warga Buang Sampah Sembarangan

Kali Krukut Tanah Abang Kotor akibat Kebiasaan Warga Buang Sampah Sembarangan

Megapolitan 18/05/2018, 22:24 WIB KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Mojokerto

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Mojokerto

Nasional 18/05/2018, 21:59 WIB Sudah 2.145 Akun Medsos Diblokir karena Diduga Terkait Radikalisme

Sudah 2.145 Akun Medsos Diblokir karena Diduga Terkait Radikalisme

Nasional 18/05/2018, 21:55 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Pabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »