www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Keberadaan Koopsau Biak Diyakini Perkuat Pertahanan Udara Papua

Posted by On 11.26

Keberadaan Koopsau Biak Diyakini Perkuat Pertahanan Udara Papua

HOME PERISTIWA NASIONAL Keberadaan Koopsau Biak Diyakini Perkuat Pertahanan Udara Papua Kontributor Zulhamdi Yahmin
20 Mei 2018, 15:15 WIB Keberadaan Koopsau Biak Diyakini Perkuat Pertahanan Udara Papua ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Biak├ó€" Keberadaan Komando Operasi Ankatan Udara (Koopsau) III TNI AU, yang berada di Kabupaten Biak Numfor, Papua diyakini akan semakin memperkuat pertahanan di wilayah udara NKRI tersebut. Sehingga, kata Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo, pihaknya berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membangun dan mengoperasikan satuan baru tersebut.

"Pemerintah Papua sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat karena sudah mengaktifkan operasional Koopsau III bermarkas di Biak, guna menambah kekuatan sistem pertahanan udara di wilayah Papua dan Papua Barat," kata Soedarmo di Biak, Minggu (20/5/2018).
  • Latihan PPRC 2018 Sukses, Panglima TNI: Terima Kasih Prajurit
  • Kasus Korupsi Helikopter, KPK Panggil Mantan KSAU
  • Kontraktor Heli AW 101 Gug at TNI AU, Ini Sikap KPK
Dia mengatakan, penambahan satuan baru milik TNI AU di wilayah timur itu pastinya akan berdampak langsung terhadap peningkatan jumlah prajurit dan keluarganya di Biak. Sehingga, hal itu bisa menunjang peredaran perputaran uang yang dibelanjakan dari gaji anggota TNI AU untuk masyarakat di Kabupaten Biak Numfor. Bahkan, lanjut Soedarmo, operasional Koopsau III yang wilayahnya meliputi sejumlah provinsi paling Timur Indonesia di antaranya Papua, Papua Barat, Maluku dan NTT itu dapat menambah kekuatan jumlah prajurit TNI AU untuk mengamankan teritorial kedaulatan udara dan ancaman pelanggaran udara Indonesia, khususnya di tanah Papua. "Saya harapkan dengan operasional satuan Komando Operasi III TNI AU di Biak bisa menangkal dan mendeteksi pengamanan udara wilayah Papua dan Papua Barat dari ancaman pelanggaran kedaulatan udara," ; ungkap purnawirawan Pati TNI bintang dua itu. Dia sendiri mengajak kepada semua elemen masyarakat di tanah Papua untuk senantiasa dapat memberikan dukungan terhadap berbagai program kerja strategis pemerintah. Karena menurutnya, hal itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan taraf hidup ekonomi masyarakat. "Pemerintah juga menjamin dan memberikan rasa aman, nyaman dan kondusif kepada semua elemen warga untuk melakukan aktivitas keseharian dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya. Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto pada 11 Mei 2018 di Sorong, Provinsi Papua Barat, meresmikan operasional Divisi III Kostrad, Komando Armada III, Pasmar III dan Koopsau III. Berdasarkan data dengan operasional pembentukan Markas Koopsau III di Biak, maka akan ditingkatkan juga dengan kenaikan status type A dua Pangkalan Udara di Papua, yakni Pangkalan Udara Manuhua Biak dan Pangkalan Udara Jayapura. Pembentukan Komando Operasi Angkatan Udara III di Kabupaten Biak Numfor, Papua merupakan implementasi kebijakan strategis sistem pertahanan keamanan pemerintah Indonesia dalam rangka memperkuat pengamanan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia. Marsekal Hadi saat itu mengatakan, letak geografis wilayah Papua sangat luas hampir separuh dari luas wilayah Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia (NKRI). Keberadaan wilayah Papua juga berbatasan langsung dengan berbagai negara tetangga, di antaranya Papua Nugini, Australia dan Republik Palau. Hal itu menjadi pertimbangan pemerintah Indonesia untuk dapat mengoperasikan satuan baru Koopsau III di Biak tersebut.

Sumber: Antara


Bagaimana reaksi anda
dengan artikel ini? Suka 0% Sedih 0% Tidak suka 0% Tekejut 0% Bosen 0% Bingung 0% Marah 0% TOP NASIONAL Nasional Peringatan Fahri Hamzah bila Pemerintah Keluarkan Perppu Antiterorisme Sabtu, 2018/05/19 23.02 Nasional Miris! Indonesia Diperhitungkan Memasuki Masa Krisis Minggu, 2018/05/2 0 10.10 Nasional Kemenag Keluarkan 200 Nama Penceramah, PAN: Ada Banyak Keganjilan Sabtu, 2018/05/19 13.10 Nasional Tak Masuk Ustad 'Made In' Kemenag, UAS: Jadwal Penuh sampai 2020 Sabtu, 2018/05/19 20.47 Nasional Polemik Rekomendasi Ustad, PKS: Terkesan Negara Pecah-Belah Umat Sabtu, 2018/05/19 14.15 Terkini Opini Bahayanya Menganggap Terorisme sebagai Rekayasa Senin, 2018/05/21 00.17 Elektoral Mau Jadi Cawapres Jokowi? Cak Imin Harus Buktikan Ini Dulu Minggu, 2018/05/20 23.51 Elektoral PDIP Bocorkan Waktu Penetapan Cawapres Jokowi Minggu, 2018/05/20 23.23 Nasional Kemenag 'List' 200 Mubaligh, Cak Imin Bikin 600 Minggu, 2018/05/20 23.18 Nasional KAHMI Tegaskan Peduli Konflik Kemanusian Dunia Minggu, 2018/05/20 23.00 POPULER 1 Deddy Mizwar: Saya Cari Nafkah Main Sinetron Malah Tak Boleh KP... 2 Lagi, Densus 88 Tangkap Satu Keluarga Terduga Teroris 3 Peringatan Fahri Hamzah bila Pemerintah Keluarkan Perppu Antite... 4 Miris! Indonesia Diperhitungkan Memasuki Masa Krisis 5 Kemenag Keluarkan 200 Nama Penceramah, PAN: Ada Banyak Keganjil...
Sumber: Google News | Berita 24 Pabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »