www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Palapa Ring Timur Diharapkan Menarik Indosat dan XL Masuk Papua

Posted by On 02.50

Palapa Ring Timur Diharapkan Menarik Indosat dan XL Masuk Papua

Ilustrasi KOMPAS.com/Yoga H. Widiartanto Ilustrasi

TELUK BINTUNI, KOMPAS.com - Keberadaan proyek Palapa Ring Timur, yang merupakan bagian dari paket penggelaran kabel serat optik di wilayah-wilayah terpencil Indonesia, bisa menarik minat berbagai operator telekomunikasi.

GM Project Implementation PT Palapa Timur Telematika (PTT) Benjamin Sembiring mengatakan, proyek Palapa Ring Timur dapat menurunkan beban investasi operator, seperti Indosat dan XL Axiata di wilayah Indonesia Timur .

Kondisi demikian diharapkan membuat dua operator itu tertarik masuk dan memicu persaingan dengan Telkomsel dan Telkom, yang saat ini sangat dominan di kawasan tersebut.

"Kalau selama ini cuma Telkomsel atau Telkom dengan Indiehome miliknya, dengan adanya Palapa Ring Timur diharapkan investor lain akan juga tertarik," ujar pria yang kerap disapa Ben itu, saat ditemui di sela-sela penggelaran perdana kabel laut Palapa Ring Timur, Jumat (11/5/2018).

"Apalagi investasi kabel serat optik ini kan berat di awal saja, setelahnya jadi lebih ringan dari sisi kecepatan dan biaya. Kalau biasanya di kawasan seperti ini menggunakan V-Sat, tapi itu kan biaya per bulan mahal untuk kecepatan yang tidak seberapa," imbuhnya.

Adviser Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) untuk Program USO, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Koesmarihati Koesnowarso sepakat dengan Ben.

Menurut Koesmariharti, masuknya operator selain Telkom da n Telkomsel di Indonesia Timur akan memberi pengaruh baik pada ketersediaan layanan di masyarakat dan perkembangan industri.

"Kompetisi itu tidak jelek, malah bagus untuk masyarakat. Kalau selama ini cuma ada Telkom atau Telkomsel saja, maka masyarakat cuma terima saja. Dengan adanya operator lain masuk, apapun itu, Telkomsel jadi terdorong untuk bersaing, menaikkan kualitas layanan dan menyesuaikan tarif sehingga masyarakat diuntungkan," jelasnya saat bincang dengan awak media di Teluk Bintuni, Sabtu (12/5/2018).

Sebelumnya, pemerintah mengadakan proyek Palala Ring untuk menyediakan tulang punggung layanan telekomunikasi di daerah-daerah terpencil, terluar dan terdepan Indonesia. Daerah tersebut tidak didatangan opearator telekomunikasi karena perhitungan bisnis yang tidak menarik.

Sementara itu di kawasan Indonesia Timur, seperti Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua didominasi oleh Telkomsel dan Telkom. Operator lain kesulitan masuk karena perhitungan investasi di sana cenderung tidak menguntungkan.

Palapa Ring Timur sendiri tergolong proyek paling berat di keseluruhan pembangunan Palapa Ring. Paket Timur ini akan menjangkau 35 kabupaten atau kota yang tersebar dan menjangkau wilayah propinsi Nusa Tenggara Timur (2 kabupaten), Maluku (3 kabupaten), Papua (23 kabupaten), dan Papua Barat (7 kabupaten).

Total panjang jaringan mencapai 8.454 km yaitu 50 persen merupakan kabel fiber optik laut, 45 persen kabel fiber optik darat, dan 5 persen microwave links. Saat ini PTT sudah memulai penarikan kabel laut perdana di segmen Teluk Bintuni menuju Tangguh.


Berita Terkait

Pendanaan Palapa Ring Paket Timur Sudah Terpenuhi

Pemasangan Kabel Bawah Laut "Palapa Ring Barat" Resmi Dimulai

Kabel Optik Palapa Ring Timur Mulai Digelar

Palapa Ring Timur Ditargetkan Beroperasi Akhir 2018

Terkini Lainnya

Melihat Meroketnya Pertumbuhan Xiaomi di Eropa

Melihat Meroketnya Pertumbuhan Xiaomi di Eropa

e-Business 13/05/2018, 16:33 WIB Palapa Ring Timur Diharapkan Menarik Indosat dan XL Masuk Papua

Palapa Ring Timur Diharapkan Menarik Indosat dan XL Masuk Papua

e-Business 13/05/2018, 14:30 WIB

Menjajal Kamera Samsung Galaxy A6 dan A6 Plus di Bali

Gadget 13/05/2018, 10:39 WIB Pengguna Android Disebut Lebih Sulit Bayar Kredit

Pengguna Android Disebut Lebih Sulit Bayar Kredit

Gadget 13/05/2018, 08:13 WIB Mirip WhatsApp, BlackBerry Siapkan BBM Versi Desktop

Mirip WhatsApp, BlackBerry Siapkan BBM Versi Desktop

Software 12/05/2018, 16:25 WIB Xiaomi    Mi 7 Tak Jadi Meluncur?

Xiaomi Mi 7 Tak Jadi Meluncur?

Gadget 12/05/2018, 14:38 WIB  Pendapatan Telkomsel Menurun Karena Registrasi Kartu Prabayar

Pendapatan Telkomsel Menurun Karena Registrasi Kartu Prabayar

Internet 12/05/2018, 12:55 WIB Belum Registrasi, 50 Juta Pelanggan Prabayar Telkomsel Diblokir

Belum Registrasi, 50 Juta Pelanggan Prabayar Telkomsel Diblokir

Internet 12/05/2018, 11:46 WIB WhatsApp Dikabarkan Segera Rilis Fitur “Pembungkam” Anggota Grup

WhatsApp Dikabarkan Segera Rilis F itur “Pembungkam” Anggota Grup

Software 12/05/2018, 10:35 WIB Palapa Ring Timur Ditargetkan Beroperasi Akhir 2018

Palapa Ring Timur Ditargetkan Beroperasi Akhir 2018

Internet 12/05/2018, 09:39 WIB Kabel Optik Palapa Ring Timur Mulai Digelar

Kabel Optik Palapa Ring Timur Mulai Digelar

Internet 12/05/2018, 08:33 WIB 4 Teknologi Google yang Gagal

4 Teknologi Google yang Gagal

Software 11/05/2018, 20:31 WIB Menkominfo Janji Perbanyak Ponsel 4G Murah untuk Ojek Online

Menkominfo Janji Perbanyak Ponsel 4G Murah untuk Ojek Online

e-Business 11/05/2018, 20:03 WIB Go-Jek Ajak 3.000 Mitra Berprestasi ke Pasar Malam Kuliner

Go-Jek Ajak 3.000 Mitra Berprestasi ke Pasar Malam Kuliner

e-Business 11/05/2018, 19:28 WIB Harga Apple Naik Jadi Rp 13.259 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah

Harga Apple Naik Jadi Rp 13.259 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah

e-Business 11/05/2018, 18:41 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Pabar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »